0
0

Sweater Second - Koleksi Swater Branded | Prelo

Sweater Second

Untunglah bukan hanya jaket saja yang bisa kita andalkan untuk melindungi tubuh saat cuaca dingin tiba, melainkan sweater juga. Pada dasarnya sweater dibagi menjadi 2 jenis menurut cara pakainya yaitu tipe pullover dan cardigan.

Meski sama-sama terbuat dari bahan tebal (biasanya rajut), namun pullover yang mirip kaos berlengan panjang harus dikenakan seperti saat kita memakai t-shirt, dimana pakaian ini harus melewati kepala lebih dulu untuk bisa masuk ke dalam tubuh. Lain halnya dengan cardigan yang lebih menyerupai jaket karena modelnya terbuka pada bagian depannya. Namun dalam perkembangannya, banyak orang yang kemudian memisahkan sweater dan cardigan sehingga keduanya menjadi 2 jenis item busana yang berbeda.

Jenis Sweater Second

Menurut bentuk kerahnya, sweater untuk pria maupun wanita masih terbagi lagi menjadi beberapa macam seperti crew/ o-neck yang potongan kerahnya bundar, v-neck untuk kerah model V, turtleneck yang longgar, cardigan, serta zipped/ buttoned sweater yang biasanya dilengkapi dengan resleting atau kancing pada sisi depannya.

Soal bahan, bila dulunya material rajut yang selalu diandalkan untuk membuat sweater, namun kini tidak lagi. Salah satu bahan yang kerap dipakai untuk menciptakan sweater adalah fleece, yakni material berbulu yang mirip rajut/ benang wol. Fleece sendiri ada yang murni 100% dari kapas/ wol, namun ada pula yang sudah dikombinasikan dengan material sintetis. Bahan pembuat sweater lainnya yang cukup terkenal adalah baby terry yang mirip cotton fleece namun tekstur bulunya lebih halus, jersey, polyester, cotton combed, dan masih banyak lagi.

Cara Pilih Sweater Second

Sama seperti item busana lain, peran sweater sangat berpengaruh bagi penampilan seseorang. Bila tepat padu-padannya, sweater bisa membuat seseorang tampak lebih keren, sebaliknya bila salah memilih model maupun jenis bahannya, jenis item busana ini juga dapat membuat pemakainya tampak slouchy. Agar sweater tidak merusak penampilan, simak beberapa tips berikut.

Sweater dengan model turtleneck yang cenderung longgar di area kerahnya, lebih cocok dikenakan oleh pemilik tubuh tinggi. Namun bagi mereka yang pendek atau berbadan mungil, boleh memilih sweater model kerah apapun (kecuali turtleneck), asal potongan bahan sweaternya berakhir di atas pinggul (cropped) pemakai, agar kesan lebih tinggi bisa diperoleh.

Pemilik postur tubuh mirip buah apel, dimana bagian tubuh atasnya lebih besar daripada yang di bawah, diimbau memakai sweater model cardigan. Pilih jenis cardigan yang dilengkapi dengan ikat pinggang. Saat memakainya, Anda dapat menalikan ataupun membiarkan cardi terbuka untuk memperoleh kesan tubuh lebih ramping. Sebaliknya, pemilik body seperti buah pear yang bagian tubuh atasnya lebih kecil ketimbang bawah, dapat memilih sweater turtleneck dengan potongan cropped.

Bagi pria atau wanita yang dikaruniai potongan bahu lebar, sebaiknya hindari sweater model turtleneck. Sebaliknya pilihlah sweater dengan kerah bentuk V agar leher tampak lebih jenjang. Alternatif lain yang lebih cocok adalah dengan menyelempangkan pakaian penghangat tubuh jenis jaket pada area pundak guna menyamarkan bentuknya yang lebar.

Mengapa Membeli Sweater Second?

Sama seperti item busana lain, harga sehelai sweater ada yang murah, namun tak sedikit pula yang mahal. Beragamnya harga sweater umumnya disebabkan oleh berbagai faktor seperti merk, model, hingga bahan yang dipakai. Semakin bagus bahannya, tentulah kian mahal pula harganya. Sebuah bahan dikatakan bagus bila dapat menyerap keringat dengan baik, tidak menimbulkan iritasi pada kulit, tidak mudah rusak/ berserabut, serta tahan lama.

Material sweater yang sukar didapat atau memerlukan proses rumit dalam pembuatannya juga turut menentukan nominal bandrol dalam sebuah produk sweater. Bila Anda menginginkan sebuah sweater merk atau bahan tertentu, namun harganya terlalu mahal, jangan segan untuk membeli versi second-nya yang pasti lebih terjangkau.