0
0

Speaker JBL Second

Coba bayangkan bagaimana jadinya bila di dunia ini tidak ada item yang namanya speaker. Kita pasti akan kesulitan bila ingin mendengarkan pidato atau pengumuman dari jarak jauh. Tak hanya pendengar, mereka yang ingin melantangkan suaranyapun akan kesulitan karena harus berteriak. Namun semua mimpi buruk itu sudah teratasi berkat adanya pengeras suara. Bicara soal speaker, salah satu merk yang cukup tenar di tanah air adalah JBL. Speaker JBL yang berasal dari Amerika ini sudah ada sejak tahun 1946 lalu.

Jenis Speaker JBL Second

Merk speaker yang diambil dari inisial nama sang pelopor, yakni James B. Lansing tersebut memiliki beragam produk pengeras suara yang dapat dipilih sesuai kebutuhan, di antaranya seperti Bluetooth Speaker.

Jika dulu pengeras suara harus selalu dihubungkan dengan kabel, namun di zaman yang serba canggih ini, hal tersebut tidak mutlak lagi. Berkat adanya teknologi Bluetooth, kini kita bisa mendengarkan lantunan musik secara wireless di mana saja.

Ditinjau dari ukurannya, bluetooth speaker sendiri masih terbagi menjadi 2 jenis yaitu portable yang mudah dibawa ke mana saja, dan home speaker yang biasanya diletakkan di rumah atau ruangan. Tak seperti pengeras zaman dulu yang harus ditaruh di dekat colokan listrik, kini Anda bisa memposisikan home speaker JBL di mana saja yang dirasa nyaman.

Ada juga pengeras suara yang biasanya dipasang pada kendaraan khususnya mobil dan sejenisnya, yaitu car speaker. Sama seperti bluetooth speaker, car speaker terdiri dari 3 jenis yaitu biasa, yang memuat subwoofer, dan car amplifier. Jenis pengeras suara lain yang juga sering diminati masyarakat adalah computer speaker.

Selain itu, kita juga bisa menilik pengeras suara dari segi fungsi maupun range frekuensinya. Jika Anda mendengar ada embel-embel woofer pada produk speaker incaran, maka dapat dipastikan bahwa nada yang dihasilkan rendah, maksimal 100 Hz. Untuk nada bass kurang dari 40HZ biasanya dapat dihasilkan oleh speaker jenis subwoofer. Soal ukuran, size speaker ini bermacam-macam, mulai dari 8-18 inci.

Bila frekuensi sudah berada di atas itu, yakni dalam range 80-350 Hz, maka speaker sudah termasuk golongan mid bass/ midwoofer. Ukuran speaker midwoofer biasanya antara 5-7 inci. Pengeras suara level selanjutnya adalah midrange yang memiliki frekuensi 35-4500 Hz dengan size 3-4 inci.

Tweeter merupakan driver speaker berikutnya yang cakupan frekuensinya mulai dari 3500-20000 Hz. Umumnya tweeter memiliki size 0,5-4 inci. Jenis pengeras suara selanjutnya adalah super atau ribbon tweeter yang sebenarnya merupakan tambahan saja kalau-kalau tweeter biasa tidak bisa mencapai frekuensi setinggi yang diperlukan. Bentangan frekuensi speaker ini umumnya antara 5-23 kHz dengan beragam bentuk mulai dari plat hingga persegi panjang.

Dan bila dilihat dari sistemnya, speaker masih terbagi lagi menjadi 2 way, 3 way, 4 way, coaxial 2-3 way, hingga full range speaker. Untuk memilih jenis speakernya, Anda bisa memadukan sistem dengan besarnya frekuensi yang diinginkan, misalnya 2 way midbass.

Alasan Membeli Speaker JBL Second

Karena begitu beragamnya jenis speaker yang diciptakannya, hal ini membuat produsen JBL mematok harga yang bervariasi pula. Dan meski harga speaker JBL tergolong mahal, namun produk ini sudah terbukti kualitas dan ketahanannya. Tak hanya mampu menggemakan mutu suara sesuai harapan, beragam model serta warna speaker JBL membuatnya sering menjadi salah satu aksesori baik untuk hunian maupun mobil. Bila Anda ingin memiliki speaker JBL namun terhalang soal masalah dana, maka cobalah mencari versi second-nya.