0
0

Sepatu Vans Second - Aneka Koleksi Terbaru

Sepatu Vans

Buat penggemar action sport seperti skateboard, surfing, snowboard, BMX, hingga motocross, tentu tak asing lagi dengan sepatu merk Vans. Brand yang pelopornya berasal dari negeri Paman Sam, Amerika Serikat, ini memang sudah mendunia sejak lama.

Sejak tahun 90an, produk Vans bahkan selalu menjadi sponsor utama acara tahunan festival musik rock Vans Warped Tour. Berbasis di Cypress, California, USA, Vans tak hanya mengkhususkan dirinya untuk membuat produk sepatu saja. Item busana lain seperti kaos, hoodies, kaos kaki, topi, serta ransel juga turut menjadi keluarga besar produk penjualan vans.com.

Tak hanya berfokus pada sektor garmen saja, perusahaan yang lahir tahun 1966 ini bahkan mendirikan dan membuka untuk umum sebuah taman khusus bagi pemain skateboard pada 2014 di Huntington Beach, California.

Tipe Sepatu Vans Yang Cukup Terkenal

Kalau merk sepatu lain memiliki produk jagoannya, Vans juga punya. Sepatu Vans Old School atau tipe Authentic misalnya, modelnya yang klasik dan tidak neko-neko tetap menjadi alasan utama mengapa sepatu ini banyak peminatnya.

Namun bila Anda ingin sedikit bergaya, kenakan sepatu Vans Era yang muncul dalam berbagai model seperti Era Wingtips, Era Suede, dll. Dan bagi penggemar skateboard, pasti tidak akan melewatkan sepatu Vans Sk8 Hi maupun tipe Half Cab yang kasual bukan?

Cara Membedakan Sepatu Vans Ori VS KW

Bukan hal mengherankan lagi kalau produk terkenal yang banyak digandrungi masyarakat, beredar juga versi replikanya di tanah air. Untuk Anda yang menginginkan alas kaki Vans original, baca baik-baik cara membedakan sepatu Vans asli dan palsu berikut ini.

Kita mulai dari hal yang paling simple yaitu penulisan logo. Pada logo Vans produk asli, huruf “V” nya biasa dicetak dengan huruf besar yang dimodifikasi sehingga mirip simbol akar dalam ilmu matematika. Pada sisi kanan bawah logo Vans tersebut juga tertera huruf “R” dalam lingkaran kecil. Penulisan logonya juga tebal dan mantap, tidak setipis seperti yang ada pada produk sepatu Vans KW.

Jahitan produk asli bikinan Van Coren Rubber Company tersebut juga rapi, baik untuk sisi luar maupun dalamnya. Kondisi ini sangat kontras dengan sepatu Vans KW yang cenderung kasar dan tidak simetris antara 2 jahitannya.

Sol luar sepatu Vans terbuat dari karet lentur dan memiliki keunikan pada polanya yakni membentuk motif bintang maupun segi enam mirip kue wafel. Pada bagian tersebut, umumnya juga terdapat kode inisial tempat dimana sepatu dibuat misalnya GSI bila sepatu dibikin di Indonesia, SJV dan EVB untuk Vietnam, dan berbagai kode lain seperti DT, IFC, HF, SHC, ZDC, SXC, serta EHC jika sepatu berasal dari negeri tirai bambu China. Kode-kode tersebut biasanya juga mirip dengan yang ada pada box sepatu. Jadi jika sepatu Vans yang ditawarkan pada Anda tidak memuat kode-kode tersebut, kemungkinan besar item tersebut palsu.

Tempelan tulisan “Vans off The Wall” yang biasanya terletak di punggung belakang sepatu bisa menjadi pembeda berikutnya. Tulisan pada produk ori lebih rapi, ditempel halus, melekat kuat, dan tidak gampang pudar. Tekstur tersebut berbeda dengan tempelan pada sepatu Vans jadi-jadian yang biasanya kasar dan mudah copot serta pudar.

Pembanding terakhir tentulah dari segi harga. Bila harga sepatu Vans ori bikinan Indonesia rata-rata dibandrol sekitar Rp350-600 ribuan, untuk versi KW-nya jelas jauh lebih murah dari itu.

Alasan Membeli Sepatu Vans Second

Yang pasti hargalah yang menjadi faktor utama mengapa mereka yang ingin memiliki produk Vans original lebih memilih versi second-nya. Tentu berat rasanya bila harus merogoh kocek dalam antara ratusan ribu bahkan jutaan rupiah hanya demi membeli sepasang sneaker baru. Jadi kalau ada sepatu Vans second yang masih bagus, mengapa tidak?