0
0

Mainan Import - Aneka Maina Import Second

Mainan Import

Bagi seorang anak kecil yang belum memiliki konsep dan masih berada dalam tahap perkembangan, semua hal sebenarnya dapat menjadi mainannya. Ketika memegang benda-benda sederhana seperti kertas brosur biasa misalnya, bagi orang dewasa mungkin itu hanyalah kertas biasa, namun saat berada dalam genggaman seorang anak, selembar brosur sekalipun bisa berubah bentuknya menjadi kipas, pesawat, atau bahkan dompet. Semua itu dikarenakan imajinasi anaklah yang membuat semuanya itu terjadi.

Tips Memilih Mainan Import

Meski segala sesuatu dapat menjadi mainan bagi anak-anak, namun bukanlah hal bijaksana kalau para orang tua tidak mengarahkan buah hati saat mereka bermain. Kita tetap perlu membimbing dan memperluas pengetahuan anak dengan cara memberikannya mainan yang tepat. Lalu mainan seperti apakah yang tergolong tepat sasaran itu?

Yang pasti adalah entah impor maupun lokal, bikinan sendiri atau buatan pabrik, pastikan saja bahwa mainan tersebut mengandung nilai edukasi sehingga melaluinya anak tak hanya bermain saja, namun juga dapat belajar banyak hal baru.

Rangkaian balok berwarna-warni misalnya, jelas lebih berguna ketimbang balok kayu biasa. Meski bentuk dan bahannya sama, namun lewat balok warna-warni, anak juga dapat belajar mengenal beragam warna, pola, dan konsep lainnya.

Selain memiliki unsur pendidikan, kualitas bahan mainan sebaiknya turut diperhatikan. Pilihlah mainan yang tidak terbuat dari zat berbahaya. Dalam hal ini, harga mainan tidak bisa menjadi patokan utama, sebab ada juga mainan impor yang masih mengandung pewarna berbahaya. Untuk itu, Anda perlu benar-benar teliti sebelum membeli.

Carilah juga bahan mainan yang tidak rapuh atau mudah rusak. Dikarenakan tangan anak dan imajinasinya sedang aktif pada masa tumbuh-kembang, maka mainan dari material murahan mungkin akan segera penyok atau patah walau baru dimainkan dalam waktu singkat. Jika ini sampai terjadi, Anda tentu harus merogoh kocek untuk membeli mainan baru lagi.

Perhatikan pula usia anak saat menentukan jenis dan ukuran mainan yang hendak dibeli. Untuk anak yang masih tergolong bayi contohnya, hindari membeli yang ukurannya terlalu kecil agar mainan tidak sampai tertelan.

Sesuaikan pula tingkat kesulitan mainan dengan umur buah hati. Membeli mainan yang terlalu rumit justru bisa membuat anak stres saat bermain karena ia merasa tidak dapat menyelesaikan permainannya dengan benar. Meski orang dewasa mungkin dapat membantunya, namun anak sebenarnya lebih bangga bila dapat menyelesaikannya secara mandiri.

Berikan pula jenis mainan yang membebaskan imajinasinya. Untuk mainan seperti alat memasak atau pertukangan, tipe ini sudah memiliki konsep bentuk yang jelas, namun tidak dengan kertas lipat atau play dough. Mainan dari gumpalan tepung ini tak hanya menuntut anak untuk berkreasi lebih, namun juga mampu melatih otot-otot tangannya.

Dan biarkan ia berkreasi dengan mainannya. Cara anak bermain berbeda dengan orang dewasa. Orang dewasa memainkan mobil-mobilan dengan cara normal yaitu menjalankannya dengan roda di bawah, memarkirnya, menariknya maju-mundur, dll. Namun deretan mobil-mobilan dalam genggaman seorang anak dapat berubah menjadi menara atau mungkin bahkan benteng istana. Apapun yang anak perbuat dengan mainannya, dari situ sebenarnya Anda bisa menilai seperti apa imajinasi, minat, serta bakatnya.

Terakhir soal mainan dalam gadget atau yang lebih sering disebut game online. Meski tak semua berdampak buruk, akan tetapi tetap batasi penggunaan gadget pada anak. Anak yang terlalu melekat pada gadget bisa berkurang dalam hal sosialisasinya. Kebiasaan menyendiri dapat membuat anak tumbuh egois, antisosial, dan pemarah.

Alasan Membeli Mainan Import Second

Setelah menyimak beberapa tips memilih mainan, maka Anda perlu tahu alasan mengapa mainan impor lebih disukai ketimbang lokal. Walau harga mainan impor lebih mahal, namun kualitas bahannya cenderung bagus dan aman ketimbang bikinan lokal, apalagi bila mainan itu buatan negara yang sangat memperhatikan kesejahteraan anak seperti Amerika, Finlandia, dan Korea. Untuk mendapatkan mainan impor berkualitas dengan harga lebih murah, Anda bisa mencari versi second-nya yang mungkin sudah dijual di beberapa lapak online.