0
0

Buku Kedokteran Bekas - Buku Medis Second

Buku Kedokteran

Salah satu jurusan kuliah yang biayanya masih tergolong mahal di tanah air adalah kedokteran. Beberapa alasan yang menjadi penyebabnya mungkin salah satunya adalah karena hasil pembelajaran ilmu ini nantinya berkaitan langsung dengan kesehatan makhluk hidup sehingga memiliki resiko yang lebih tinggi dibanding bidang pekerjaan lainnya.

Pekerjaan sebagai dokter juga masih dianggap sebagai salah satu profesi yang menjanjikan karena penghasilan yang diperoleh cukup tinggi sehingga itu dirasa bisa menebus biaya kuliah yang sangat tinggi.

Selain itu, jurusan kedokteran pasti selalu melibatkan lebih banyak praktik ketimbang teori dalam proses pembelajarannya. Jadi perlu dana yang pastinya tidak sedikit untuk membayar alat dan model praktikum yang dipakai selama 4 tahun kuliah. Tak hanya biaya praktikum dan sekolah, para mahasiswa juga masih harus membeli jas laboratorium, seragam, maupun buku kedokteran yang pastinya jumlahnya lebih dari 1 buah.

Cara Memilih Buku Kedokteran Tanpa Menguras Budget

Agar urusan buku tidak terlalu menguras tabungan lagi maka dalam memilih buku kedokteran, hal pertama yang harus diperhatikan tentunya adalah jurusan yang dipilih, apakah sebatas pada kedokteran umum saja, ataukah Anda sudah memiliki rencana untuk mengambil spesialisasi nantinya?

Meski masa pengambilan spesialisasi mungkin masih menunggu beberapa semester lagi, namun tak ada salahnya bila saat ini Anda mencicil dan mulai berburu, dikarenakan harga buku kedokteran yang relatif mahal, apalagi untuk versi impornya. Dan bila memang hanya bisa membayar dengan sistem kredit, maka tak usah gengsi untuk melakukannya. Karena yang terpenting pada masa ini adalah bahwa Anda bisa memetik ilmu sebanyak-banyaknya bukan?

Jika memungkinkan dan selama ada kesempatan, maka tak ada salahnya Anda juga memperkaya pengetahuan dengan cara meminjam buku kedokteran dari perpustakaan atau teman, lalu mencatat poin-poin pentingnya dalam buku.

Faktor lain yang tak kalah penting adalah perhatikan siapa penulis buku tersebut. Pastikan bahwa sang penulis juga memiliki reputasi yang baik sebagai seorang dokter sehingga baik pengetahuan, pengalaman, bahkan kegagalannya sekalipun tetap bisa menjadi masukan yang membangun buat Anda.

Hindarilah memaksakan diri membeli buku kedokteran hanya karena harganya lebih murah daripada lainnya, sebab harga tidak menjamin bahwa isi dan gaya bahasa dalam buku tersebut cocok untuk Anda. Meski bukunya murah, namun jika ujung-ujungnya nanti tidak memberikan solusi atau pengetahuan seperti yang Anda harapkan, maka itu hanya akan membuat Anda menyesal karena sudah membelinya.

Dan dikarenakan belajar ilmu kedokteran sendiri sudah rumit, maka tak usah segan untuk selalu mencari buku yang memuat saran-saran praktis sehingga lebih mudah dipraktikkan. Kalau dana benar-benar menjadi batasannya, maka belilah buku yang memang diwajibkan oleh dosen atau kampus. Untuk tambahan buku lain yang lebih ke arah berbagi pengalaman atau memberikan inspirasi tentang profesi seorang dokter bisa Anda pinjam atau menyusul belakangan soal pembeliannya.

Alasan Membeli Buku Kedokteran Second

Biaya kuliah kedokteran yang sudah mahal sebaiknya tidak lagi dibebani dengan memaksakan diri untuk selalu membeli buku kedokteran baru, yang bandrol harganya terkadang bisa mencapai angka jutaan rupiah.

Asalkan kelak bisa berhasil menjadi seorang dokter yang handal, maka sebenarnya Anda bisa belajar dari mana saja, internet salah satunya. Jadi seharusnya tak masalah bukan bila saat ini Anda hanya bisa memiliki koleksi buku kedokteran second yang mungkin diwariskan oleh kakak senior atau hasil dari beli online?